Di dalam suatu waktu, kita semua pernah mengalami keragu-raguan di dalam hidup kita. Bahkan bagi kita yang bertumbuh di lingkungan Kristen, seperti saya.

Beberapa dari pertanyaan yang datang di pikiran kita saat mengalami keraguan: “Apakah Tuhan itu nyata atau apakah Tuhan hanya di dalam imajinasi saya? atau “Mengapa Tuhan tidak jawab doa-doa saya?”

Walaupun kita punya Alkitab di tangan kita, tidak ada rumus untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Tetapi ini mungkin adalah waktu dimana Tuhan menguatkan fondasi-fondasi kita, bahkan di musim keraguan kita.

 

Jadi, mari ambil nafas dan berhentilah sejenak.

 

1. INGAT SIAPA TUHAN ITU

Selaraskan diri dengan sifat alami dan karakter Tuhan. Dia kudus, pengasih, lembut dan baik. Ingatlah bahwa Dialah Bapa kita yang sejati yang ingin mencurahkan kasihNya kepada putra dan putriNya. RencanaNya selalu yang terbaik dan Dia tidak akan pernah mencelakakan kita. Dia adalah Raja segala raja. Dia adalah penyedia kita. Dibalik kesulitan yang kita alami, maksud tujuanNya selalu membawa sesuatu yang baik untuk kita.

 

Roma 8:28 berkata: “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”


2. INGAT SIAPA ANDA DI DALAM TUHAN

Tuhan menciptakan kita di dalam kasihNya. Kejadian 1:27 berkata “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.”

Kerindua Tuhan adalah untuk mendamaikan kita dengan diriNya. Dia ingin menyelamatkan kita dari kehancuran. Kita milikNya. Begitu besar kasih yang Tuhan ingin curahkan untuk masing-masing kita.

Iblis adalah Bapa si pendusta. Dia ingin mencuri, membunuh dan membinasakan. Ketika kita mengerti hal ini, kita akan berdiri tegap menolak semua kebohongan iblis.


3. HITUNGLAH KEMBALI KEBAIKAN TUHAN

In other words, give thanks for the good things that God has given in your life. Instead of taking things for granted we should rather give thanks.

Dengan kata lain, mengucap syukurlah untuk hal-hal yang baik yang Tuhan telah berikan di dalam hidupmu. Lebih baik mengucap syukur atas apa yang sudah Tuhan berikan, daripada hanya menganggapnya biasa-biasa saja .

Bahkan mengucap syukur untuk hal-hal yang kecil seperti; udara yang Anda hirup atau rumah yang Anda tempati. Mengucap syukur untuk keluarga dan teman-teman Anda. Apa yang sudah Dia perbuat untuk kita adalah bukti dari betapa besar kasihNya,


4. LAKUKANLAH HAL-HAL YANG MEMUDAHKAN ANDA DAPAT TERHUBUNG DENGAN DIA

Gunakanlah talenta, kemampuan, dan keterampilah Anda untuk terhubung dengan Tuhan. Jika Anda suka menggambar, menggambarlah dengan Tuhan, biarlah itu menjadi suatu percakapan Anda dneganNya. Jika Anda suka berolahraga, lakukanlah itu dengan Tuhan. Berbicaralah denganNya selagi Anda bergerak.


5. LIHAT KEMBALI JURNAL ANDA

Melihat kembali hal-hal yang sudah Anda tulis, contohnya jurnal Anda dan Firman Tuhan dan janji-janji Tuhan yang telah dia berikan kepada Anda. Mungkin ada hal-hal yang Anda telah lupa.


6. BERBAGILAH KEPADA ORANG YANG ANDA PERCAYA

Ingatlah bahwa Tuhan memakai orang disekitar Anda untuk menghibur Anda dan menunjukkan siapa Tuhan itu. Berbagilah tentang pergumulan Anda kepada orang yang anda percayai dan tidak memendamnya.

Berbagi dengan orang lain akan membawa kepada terang. Dan Tuhan dapat membawa pewahyuan melalui perbincangan tersebut.


7. BELAJAR FIRMAN TUHAN

Hal yang tidak kalah pentingnya, belajar Alkitab. Kita semua tahu bahwa membaca Alkitab adalah kebiasaan yang baik. Tetapi dengan mempelajarinya Anda dapat mengerti semakin dalam. Lihatlah konteksnya. Carilah bahasa Ibrani dan Yunani aslinya. Dengan cara ini, seluruh dimensi yang baru dalam Firman Tuhan akan dibukakan kepada Anda dan membantu Anda untuk berpijak dalam iman Anda, bahkan lebih dalam dari itu.


Kita menyembah Tuhan yang tidak terlihat tetapi Dia itu nyata. Dia adalah Tuhan yang tidak terbatas, tidak terukur oleh pengetahuan atau kebijaksanaan manusia. Di dalam hadirat Tuhan kita menemukan kedamaian yang kekal dan hidup, yang menopang kita.

Pemazmur berkata “Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? (Mazmur 139:7)

Sejauh hati kita condong untuk menyimpang, ada suara di dalam, Roh Kudus. Dialah pemandu kita dan memimpin kita ke jalan yang benar.

Tanggungjawab kita adalah memilih,  mendengarkan. Apa yang akan Anda pilih?

 

by K. Jelfa – Media Staff

 

K. Jelfa telah menjadi bagian dari media tim kami hampir 3 tahun. Dia menulis artikel yang mendalam dari sudut pandang orang Kristen Asia. Dia menyukai fotografi, berolahraga disepanjang pantai dan menghabiskan waktu berkualitas dengan teman-temannya.

Komentar ditutup.